Kuasa yang Tak Berkausa
12:04 AMMalam selalu penuh akan nuansa
Ia bicara selera orang dalam logika dan dialektika
Untuk ditanya sang purba dan dikenang kawula
Historis, mengakurkan rasio dengan fakta
Menjadi penengah dalam kesadaran yang mendua
Kembara, mendekat ruang niscaya
Puja kausa-prima atas cipta rahasia
Bersama ego berlutut pada sang maha prudensia
Hanya aku—dan partikel ku—saja yang masih tak percaya
Mekarlah semekarnya...
Liarlah seliarnya...
Sadarlah sesudahnya...
Hamba menghamba,
Dalam kuasa yang tak berkausa.
A. Nurfatihin
(Jatinangor, 2016)
0 comments